Vonis Bebas Ronald Tannur, Eks Ketua PN Surabaya Rudi Suparmono Didakwa Terima Suap 43 Ribu Dolar Singapura

Vonis Bebas Ronald Tannur, Eks Ketua PN Surabaya Rudi Suparmono Didakwa Terima Suap 43 Ribu Dolar Singapura

Vonis Bebas Ronald Tannur, Eks Ketua PN Surabaya Rudi Suparmono Didakwa Terima Suap 43 Ribu Dolar Singapura

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa mantan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, Rudi Suparmono menerima suap senilai 43.000 dolar Singapura. Rudi merupakan salah satu hakim yang menjatuhkan vonis bebas dalam perkara pembunuhan terdakwa Gregorius Ronald Tannur.

“Terdakwa Rudi Suparmono sebagai Ketua Pengadilan Negeri Surabaya menerima uang tunai sebesar SGD43.000 dari Lisa Rachmat selaku Advokat atau Penasihat Hukum dari Gregorius Ronald Tannur,” ujar Jaksa Bagus Kusuma Wardhana, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat (19/5/2025).

JPU menyebut suap itu diberikan oleh Pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat. Suap itu digunakan untuk menunjuk susunan majelis hakim yang akan memeriksa perkara Ronald Tannur berdasarkan keinginan Lisa Rachmat.

Susunan hakim yang dimaksud ialah Erintuah Damanik selaku Ketua Majelis dan dua anggota hakim Mangapul dan Heru Hanindyo. Susunan hakim itu pada akhirnya membebaskan Ronald Tannur pada dakwaan pembunuhan di pengadilan tingkat pertama

Namun belakangan kasus ini pun menjadi sorotan dan membuat tiga hakim itu diusut dalam kasus suap. Erintuah dan Mangapul masing-masing divonis pidana tujuh tahun penjara dan denda Rp500 juta. Sementara, Heru divonis pidana 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta.

Rudi Suparmono didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

kas138

Pimpin Misa Perdana, Paus Leo XIV Resmi Jadi Pemimpin Gereja

Pimpin Misa Perdana, Paus Leo XIV Resmi Jadi Pemimpin Gereja Katolik 

Paus Leo XIV.

 Paus Leo XIV akan resmi mengambil peran sebagai Pemimpin Gereja Katolik dengan Misa yang digelar di Lapangan Santo Petrus pada Minggu, (18/5/2025). Misa perdana yang dipimpin Paus Leo XIV diperkirakan menarik puluhan ribu jemaat, termasuk puluhan pemimpin dunia

Misa Perdana Paus Leo XIV

Massa diperkirakan akan memadati Lapangan dan jalan-jalan di sekitar Roma untuk perayaan resmi, yang dimulai pukul 10:00 pagi waktu setempat. Paus Leo XIV akan melakukan perjalana  pertama dengan mobil kepausan.

Lahir di Chicago, Paus, yang memiliki nama Robert Prevost, menghabiskan waktu bertahun-tahun sebagai misionaris di Peru dan juga memiliki kewarganegaraan Peru, yang berarti ia juga merupakan paus pertama dari negara Amerika Selatan tersebut.

Prevost adalah tokoh yang relatif tidak dikenal di panggung dunia yang baru menjadi kardinal dua tahun lalu.Dia terpilih menjadi paus pada tanggal 8 Mei setelah konklaf singkat para kardinal yang berlangsung hanya 24 jam.

Menkum Minta Diaspora Rusia Usai Belajar Kembali Bangun Bangsa Indonesia 

Menkum Minta Diaspora Rusia Usai Belajar Kembali Bangun Bangsa Indonesia 

Menkum Minta Diaspora Rusia Usai Belajar Kembali Bangun Bangsa Indonesia.

Menteri Hukum Republik Indonesia (Menkum RI) Supratman Andi Agtas, melakukan dialog dengan diaspora di Saint Petersburg, Rusia pada Jum’at, 16 Mei 2025. Kegiatan ini dilakukan di sela sela Rangkaian kegiatan kerja Menteri Hukum untuk melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Cooperation in the Field of legal Regulation of the Activities of Non-Profit Organization (MoU NPO).

Dalam dialog yang diikuti sekitar 30 orang diaspora, Menteri Hukum menyampaikan harapan pemerintah kepada seluruh Diaspora di Rusia untuk membawa misi positif bagi bangsa dan negara. 

Pemerintah mendukung adik adik semua untuk menuntuk ilmu, belajar serta sungguh-sungguh dan kembali untuk membangun bangsa” ungkapnya dikutip Sabtu (17/5/2025). 

Sementara itu; Ketua Diaspora Rusia Andre Septiyanto mengungkapkan harapan besarnya akan dukungan pemerintah terhadap kebijakan diaspora indonesia yang berada di luar negeri. 

“Kami berharap pemerintah memberikan kemudahan kemudahan bagi WNI yang berada di luar negeri dalam bentuk peraturan atau dukungan kebijakan,” ujarnya. 

Momen Prabowo Menyetiri Mobil Buggy Antar PM Albanese di Istana Negara

Momen Prabowo Menyetiri Mobil Buggy Antar PM Albanese di Istana Negara

Presiden Prabowo Menyetiri PM Albanese di Istana

Presiden RI Prabowo Subianto menyetiri mobil golf “buggy” dan mengantar Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, untuk santap siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Sebelum santap siang bersama, Prabowo dan PM Albanese terlebih dulu melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka. Selanjutnya, keduanya juga menyempatkan untuk memberikan keterangan kepada awak media terkait hasil pertemuan.

Prabowo pun terlihat mengemudikan mobil buggy, bersama PM Albanese duduk di sampingnya. Prabowo mengemudikan mobil buggy dari Istana Merdeka menuju Istana Negara. Menuju Istana Negara, kedua pemimpin negara disambut meriah puluhan anak sekolah dari jenjang SD sampai SMA, sembari mengibarkan bendera Indonesia-Australia.

Menteri-menteri delegasi dari Indonesia dan Australia juga turut menaiki mobil golf dan melintas setelah mobil Prabowo dan Albanese, menuju Istana Negara untuk menghadiri jamuan santap siang.

Sementara di meja santap siang, Prabowo duduk berdampingan dengan PM Albanese. Sejumlah delegasi yang duduk satu meja bersama kedua pemimpin itu, antara lain Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong.

Menu untuk santap siang Prabowo dan PM Albanese yaitu gado-gado, sup pindang serani, ayam bakar taliwang. Sementara itu, Albanese juga disajikan makanan penutup kue perpaduan rasa coklat dan kopi. 

kas138

Kasus Ledakan Amunisi di Garut Masih Diinvestigasi, 46 Orang Saksi Diperiksa

Kasus Ledakan Amunisi di Garut Masih Diinvestigasi, 46 Orang Saksi Diperiksa

Ledakan amunisi di Garut

 TNI AD masih melakukan investigasi atas tragedi ledakan amunisi yang terjadi di kawasan Garut, Jawa Barat, beberapa waktu silam. Hingga kini sebanyak 46 saksi telah diperiksa.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan, 46 saksi yang diperiksa merupakan 21 warga sipil dan 25 lainnya merupakan prajurit TNI AD. Keterangan mereka pun tengah dicocokkan.

Saat ini tim masih terus mencocokkan keterangan para saksi dihadapkan dengan fakta-fakta yang didapat di lapangan,” kata Wahyu dalam keterangannya, Kamis (15/5/2025).

Wahyu juga menyebut, tim investigasi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Hanya saja ia tak merinci apa saja barang bukti yang diamankan.

kas138

Tegaskan Bukan Dosen Pembimbing Skripsi, Kasmudjo: Selama Jokowi Kuliah Saya Mendampingi

Tegaskan Bukan Dosen Pembimbing Skripsi, Kasmudjo: Selama Jokowi Kuliah Saya Mendampingi

Tegaskan Bukan Dosen Pembimbing Skripsi, Kasmudjo: Selama Jokowi Kuliah Saya Mendampingi

Mantan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Kasmudjo menegaskan dirinya bukan dosen pembimbing skripsi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). 

“Bukan (bukan dosen pembimbing skripsi) sama sekali,” katanya ditemui di kediamannya di Pogung, Mlati, Sleman Rabu 14 Mei 2025. 

Kasmudjo mengatakan, dosen pembimbing skripsi Jokowi saat masih berstatus mahasiswa adalah Profesor Sumitro. Saat Jokowi berkuliah di Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980-1985, Kasmudjo masih menjadi dosen golongan IIIb atau asisten dosen, sehingga belum boleh mengajar secara langsung, apalagi menjadi pembimbing skripsi. 

Kala itu, interaksi antara mahasiswa dan dirinya hanya sebatas membantu mahasiswa memahami teori-teori pada buku. Barulah, di tahun 1986 dia naik golongan menjadi IIIc. 

“Kalau selama Pak Jokowi kuliah saya hanya mendampingi, saya mengikuti yang saya dampingi. Saya tidak boleh membuat atau melakukan pelajaran-pelajaran sendiri,” tuturnya.

Kasmudjo sendiri telah pensiun dari UGM pada tahun 2014. Total, ia telah melakukan pengabdian selama 38 tahun. Namun, saat ini namanya kembali disorot ditengah polemik tuduhan ijazah palsu Jokowi. 

Jokowi sempat berkunjung ke kediamannya hari Senin 12 Mei 2025. Momen pertemuan keduanya itu lalu diabadikan di akun Instagram pribadi Jokowi. Keduanya sempat berbincang sekitar 45 menit. 

kas138

Rampung Diperiksa Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Dicecar 26 Pertanyaan

Rampung Diperiksa Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Dicecar 26 Pertanyaan

Roy Suryo Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Fitnah Ijazah Palsu Jokowi.

Pakar IT Roy Suryo rampung menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya soal kasus dugaan fitnah ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyatakan, dicecar sebanyak 26 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. 

“Alhamdulillah saya tadi sudah menjawab dengan detail sampai sekitar 26 pertanyaan berjumlah halaman sekitar 22 lebih, saya juga menyampaikan jawaban saya atas pertanyaan-pertanyaan pada laporan,” kata Roy di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2025).

Menurutnya, dia selesai diperiksa polisi pada sekira pukul 15.00 WIB, yang mana dia menjawab detail semua yang ditanyakan sepanjang berhubungan surat undangan yang diberikannya. Dia sendiri berharap polisi bisa profesional dalam melakukan tugasnya.

“Jadi artinya kalau memang itu yang ada dalam surat undangan ya itu yang kemudian ditanyakan, tak menanyakan yang lain atau bahkan melebar ke hal yang lain,” tuturnya.

Dia menerangkan, pihaknya juga menyampaikan agar polisi bisa memproses semua laporan secara cepat sebagaimana laporan yang dilayangkan Presiden ke-7, Joko Widodo. Dengan begitu, masyarakat tentu akan sangat senang.

“Ini luar biasa, kalau ini dilakukan semua masyarakat, masyarakat akan sangat senang karena laporan bisa cepat, hari itu lapor SPKT, hari itu juga buat BAP, hari itu juga terbit surat perintah penyelidikan dan bahkan undangan. Saya harap sikap itu ada pada semua pelaporan yang ada, jangan membedakan masyarakat yang ada,” katanya.

kas138

Disomasi Pengacara Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Tanggapan SMK Waskito

Disomasi Pengacara Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Tanggapan SMK Waskito

Pelecehan Seksual

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Waskito, Hartono menyebutkan, pihaknya menerima somasi dari pengacara terduga pelaku pelecehan seksual terhadap siswi SMK Waskito. Pihaknya menegaskan, menyerahkan proses hukum tersebut ke pihak berwenang, dalam hal ini kepolisian.

Menurutnya, somasi itu dilayangkan terhadap Ketua dan Pengurus Yayasan Pendidikan, yang mana ada sejumlah poin, mulai dari pemeriksaan pelaku dan korban, pelarangan untuk mengikuti kegiatan ujian, dan proses akademik lainnya. Sejatinya pihak sekolah telah melakukan proses pengumpulan fakta sesuai hasil koordinasi dengan KCD (Kantor Cabang Dinas) Pendidikan di Tangerang Selatan, dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Ini dilakukan dengan selalu memperhatikan kondisi psikologi korban yang masih trauma, jadi kami membentuk tim pengumpul fakta dan semua hasilnya telah kami serahkan ke pihak berwajib, mengingat saat ini kasus dugaan pelecehan yang terjadi di SMK Waskito sudah berada di ranah hukum,” ujar Hartono melalui keterangannya, Kamis (15/5/2025).

Dia menerangkan, pihak yayasan maupun sekolah berkomitmen untuk memegang teguh prinsip asas praduga tak bersalah. Terduga pelaku maupun korban merupakan anak di bawah umur, maka pihak sekolah melakukan perlakuan khusus dalam penanganannya.

Dia menambahkan, pihaknya berpendapat memulihkan trauma dan mental korban serta menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif adalah fokus utama. Maka itu, SMK Waskito meminta semua pihak agar menahan diri untuk tidak menyebarkan informasi atau identitas baik korban maupun terduga pelaku.

Bahkan, nama terduga pelaku dan korban tidak pernah kami sebutkan. Sayangnya pihak kuasa hukum yang justru menyebarkan nama terduga pelaku ke para siswa, maupun alumni melalui somasi yang juga dikirimkan pada anak-anak ini,” pungkasnya.

kas138

Longsor di Lembang Timpa Kolam Pemancingan, 6 Orang Luka

Longsor di Lembang Timpa Kolam Pemancingan, 6 Orang Luka

Longsor di Lembang

Hujan deras yang melanda wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Rabu (14/5/2025) sore menyebabkan tebing setinggi 25 meter di Kampung Ciburial RT 02 RW 04, Desa Cibogo, longsor.

Material longsoran menimpa kolam pemancingan, mushola, dan pemandian umum yang berada di bawah tebing.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.45 WIB, saat sekitar 25 warga berada di area bawah tebing. Tiba-tiba, longsoran tanah dan ranting menghantam area tersebut dan menyebabkan enam orang mengalami luka ringan.

Para korban yang mengalami luka di bagian pelipis wajah di antaranya adalah Ridwan (20), Rajid (20), Deni Jaelani Hasan (34), Aef (52), Isak (55), dan Asep Ridwan (27). Mereka langsung mendapatkan perawatan di Poliklinik Desa Cibogo.

Kapolsek Lembang, Kompol Hadi Mulyana, mengungkapkan bahwa sebelum longsoran besar terjadi, warga sempat melihat tanda-tanda awal berupa runtuhan kecil yang memutus saluran air di bagian atas tebing.

“Sebelum kejadian utama, memang sudah ada longsoran kecil. Itu jadi tanda awal sebelum akhirnya longsoran besar terjadi,” kata Kompol Hadi, Kamis (15/5/2025).

Ia menyebut, pihaknya bersama Koramil, BPBD, dan perangkat desa segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga dan langsung melakukan evakuasi cepat, serta memastikan warga yang terluka segera ditangani.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Cucu Rukmana, mengatakan bahwa delapan orang sempat terseret longsoran, namun seluruhnya berhasil selamat. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Memang sempat muncul kabar ada warga yang tertimbun, tapi setelah dicek, ternyata sudah pulang ke rumah. Jadi bisa dipastikan tidak ada korban meninggal,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, sebanyak 19 warga dari lima kepala keluarga terpaksa mengungsi karena rumah mereka berada di zona rawan longsor susulan. Saat ini mereka ditampung di balai RW.

Selain itu, warga secara bergotong royong mengevakuasi sarana umum seperti mushola dan jamban yang terdampak. Kolam pemancingan untuk sementara ditutup sambil menunggu kondisi benar-benar aman.

 kingslot

Keroyok Satpam Pakai Sajam, Pria Ini Malah Tusuk Temannya hingga Tewas

Keroyok Satpam Pakai Sajam, Pria Ini Malah Tusuk Temannya hingga Tewas

Pelaku penusuk temannya hingga tewas

Aksi balas dendam tiga petugas kebersihan terhadap seorang satpam di kawasan Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berubah menjadi tragedi berdarah. Namun, nahas, salah satu pelaku justru tewas tertusuk oleh rekannya sendiri saat hendak menyerang korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 13 Mei 2025, sekitar pukul 20.30 WIB, ketiga pelaku menyusun rencana menyerang satpam bernama Sadam Husein. Ketiganya merasa sakit hati karena sering ditegur oleh Sadam terkait kebiasaan mereka merokok sembarangan di area perusahaan.

“Mereka menunggu korban di Jalan Ganesa, Boulevard, lalu melakukan penyerangan begitu Sadam melintas,” ungkap Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa Mapolsek Cikarang Pusat, Kamis (15/5/2025).

Namun, Sadam yang diserang justru mampu memberikan perlawanan sengit. Dalam situasi kacau itu, salah satu pelaku bernama Dasim mengeluarkan sebilah pisau dan berusaha menikam Sadam. Nahas, tikaman tersebut malah mengenai rekannya sendiri, Sahrul Annawawi.

“Pisau tersebut menancap di lengan kanan Sahrul hingga menembus ke bagian depan, menyebabkan luka parah dan pendarahan hebat,” jelasnya.

kingslot