GPA Serukan Empati Nasional untuk Korban Banjir Sumatera

GPA Serukan Empati Nasional untuk Korban Banjir Sumatera

Korban Banjir dan Longsor Sumatera/ist

Korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, saat ini mencapai 961 orang meninggal dunia dan 293 masih dinyatakan hilang.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, menyampaikan duka mendalam sekaligus seruan empati nasional atas rangkaian bencana di Sumatera.

Musibah ini kata dia harus dipandang sebagai ujian kesabaran dari Allah Ta’ala, yang diterima dengan ikhlas namun tetap diiringi usaha memperbaiki diri dan memperbaiki tata kelola lingkungan di Indonesia.

“Duka Sumatra adalah duka kita semua. Ini ujian kesabaran dari Allah, mari kita terima dengan ikhlas, tetapi jangan berhenti memperbaiki diri. Kita wajib hadir ringankan rakyat yang sedang menderita,” ujar Aminullah, kepada Okezone, Selasa (9/11/2025).

Menurutnya, bahwa banjir dan longsor bukan semata kejadian alam, tetapi diperburuk oleh kerusakan lingkungan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Ia menyebutkan faktor-faktor seperti deforestasi massif, Ilegal logging, tambang yang merusak kontur tanah, serta lemahnya pengawasan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah hulu.

Hari Disabilitas Internasional 2025, Wamensos : Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Setara

Hari Disabilitas Internasional 2025, Wamensos : Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Setara

Hari Disabilitas Internasional 2025, Wamensos : Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Setara (Nur Khabibi)

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono mengatakan, peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 menjadi momen penting untuk terus memperkuat semangat inklusif bagi semua. 

1. Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Sama

Ia mengungkapkan hal itu saat menghadiri funwalk yang digelar Kementerian Sosial (Kemensos) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (7/12/2025). 

Diketahui, tahun ini mengambil tema ‘Membangun masyarakat inklusif bagi penyandang disabilitas untuk mendorong kemajuan sosial’. 

“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk setara dalam berkarya dan juga berdaya tanpa batas,” kata Agus saat melepas peserta funwalk di kawasan Bundaran HI, Minggu (7/12/2025). 

Dalam kesempatan tersebut, Agus mengingatkan peserta untuk terus peduli terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra. 

“Mari kita doakan semoga mereka kuat dan situasi kembali normal seperti sediakala,” ujarnya. 

Cerita Relawan soal Gelondongan Kayu Bernomor di Lokasi Banjir Aceh

Cerita Relawan soal Gelondongan Kayu Bernomor di Lokasi Banjir Aceh

Temuan kayu bernomor saat banjir di Aceh. (Foto: Istimewa)

Viral sebuah video memperlihatkan adanya temuan kayu gelondongan bernomor tertumpuk di lokasi bencana banjir Aceh. Seorang relawan bencana asal Sukabumi, Jawa Barat, yang tengah bertugas di lokasi menceritakan awal mula penemuan kayu bernomor tersebut.
Dilansir detikJabar, Jumat (5/12/2025), diketahui banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Aceh juga menyisakan tanda tanya terkait asal material kayu gelondongan yang ikut terhanyut saat banjir.

Seorang relawan asal Sukabumi yang akrab disapa Abah Zeans, Founder Relawan Sehati Gerak Bersama, yang berbasis di Sukabumi, memperlihatkan video sejumlah batang kayu berukuran raksasa yang berserakan di lokasi bencana.

Kepada detikJabar, Abah Zeans membenarkan temuan tersebut. Ia menyebut foto itu diambil saat dirinya dan tim relawan Sehati Gerak Bersama sedang melakukan asesmen di kawasan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie Jaya.

“Batang kayu dengan nomor itu kami temukan di daerah Simpang Tiga, Pidie Jaya. Jumlahnya banyak,” kata Abah Zeans.

Relawan yang kerap terjun di berbagai medan bencana itu menduga batang-batang kayu itu bukan semata-mata pohon tumbang alami akibat longsor. Menurutnya, ada indikasi aktivitas penebangan sebelumnya.

“Ada yang bekas gergaji,” ungkap pria yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di Sukabumi ini.

Meski demikian, Abah Zeans belum bisa memastikan apakah cat merah berkode 3 itu merupakan penanda baru atau lama. Ia juga mengaku belum sempat menelusuri lebih jauh informasi dari warga lokal karena prioritas utamanya saat ini adalah misi kemanusiaan.

Partai Perindo Hibur Anak Penyintas dan Salurkan Bantuan di Pengungsian Semeru 

Partai Perindo Hibur Anak Penyintas dan Salurkan Bantuan di Pengungsian Semeru 

Partai Perindo Salurkan Bantuan di Pengungsian Semeru (foto: dok ist)

 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) turun langsung menemui para penyintas erupsi Gunung Semeru yang masih bertahan di lokasi pengungsian di SMP 2 Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Selasa 2 Desember 2025. Selain memberikan hiburan untuk anak-anak penyintas, Partai Perindo juga menyalurkan bantuan logistik dan mendorong percepatan pemulihan pascabencana.

Erupsi Gunung Semeru pada 19 November 2025 lalu menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah. Ratusan rumah warga hilang tersapu awan panas dan banjir lahar. Hingga kini, tercatat 319 warga masih tinggal di lokasi pengungsian.

Kedatangan rombongan DPP dan DPW Partai Perindo disambut gembira puluhan anak-anak yang masih bertahan di pengungsian. Para kader membawa mainan dan mengajak anak-anak bermain bersama untuk mengembalikan keceriaan serta memperbaiki kondisi mental mereka pascabencana.

Selain fokus menghadirkan kembali kebahagiaan bagi anak-anak, kunjungan ini juga bertujuan memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi dengan baik. Partai Perindo menegaskan komitmennya mendorong pemerintah mempercepat proses pemulihan pascabencana, termasuk penyediaan hunian layak bagi para penyintas.

Koordinator Wilayah Jawa DPP Partai Perindo, Agus Taufik, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian partai terhadap warga yang masih membutuhkan dukungan.

“Ini wujud kepedulian Partai Perindo terhadap para penyintas erupsi Semeru, kami datang langsung untuk menghibur khususnya anak-anak penyintas dengan membawa mainan dan bermain bersama untuk mengembalikan keceriaan mereka,” ujarnya.

Instruksi Presiden, Pemerintah Minta Daerah Ambil Langkah Besar Atasi Masalah Sampah

Instruksi Presiden, Pemerintah Minta Daerah Ambil Langkah Besar Atasi Masalah Sampah

Sekretaris Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Sri Purwaningsih

Sekretaris Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Sri Purwaningsih, menegaskan pesan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah daerah (Pemda) melakukan langkah besar dalam penanganan sampah.  

Hal itu diungkapkan Sri Purwaningsih saat Rapat Koordinasi Nasional Fasilitasi Kesiapan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jakarta.

“Presiden telah memberikan wake-up call bahwa persoalan sampah bukan lagi masalah operasional semata, tetapi sudah menjadi persoalan strategis nasional. Kita butuh loncatan transformasi, bukan sekadar langkah kecil,” ujar Sri dikutip, Senin (1/12/2025).

Sri menyoroti beberapa catatan kritis dari hasil verifikasi lapangan yang harus segera dituntaskan oleh Pemda dan lintas sektor.

“Masih ada lokasi yang status lahannya belum selesai, ada daerah yang belum memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) khusus PSEL, serta akses jalan yang belum memadai,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia menekankan bahwa PSEL memerlukan kolaborasi lintas batas administratif karena wilayah aglomerasi tidak dapat bekerja sendiri-sendiri, terutama untuk memenuhi kuota pasokan sampah minimal 1.000 ton per hari.

DPR Godok RUU Penyadapan, Baleg Siapkan Aturan Dasar

DPR Godok RUU Penyadapan, Baleg Siapkan Aturan Dasar

DPR Godok RUU Penyadapan (Foto: Okezone)

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mulai menggodok sejumlah norma, yang akan dimasukkan ke dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyadapan.

Langkah ini diambil setelah RUU tersebut diusulkan masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2026.

“Terkait RUU Penyadapan, saat ini masih disiapkan oleh tim ahli Baleg norma-norma yang akan diatur,” kata Wakil Ketua Baleg DPR RI, Martin Manurung, kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Meski demikian, Martin belum bisa membeberkan substansi yang akan dimuat dalam draf RUU Penyadapan. Ia menegaskan bahwa Baleg akan menyampaikannya pada waktu yang tepat.

“Jadi nanti akan ada saatnya kami sampaikan substansi-substansi materi dalam RUU Penyadapan,” ujarnya.

Disaksikan Keluarga, Ayah Tiri Alvaro Kiano Dimakamkan TPU Kedaung

Disaksikan Keluarga, Ayah Tiri Alvaro Kiano Dimakamkan TPU Kedaung

Ayah Tiri Alvaro Kiano Dimakamkan

Tampang Alex Iskandar, ayah tiri dari Alvaro Kiano Nugroho (6), muncul ke publik. Ia merupakan tersangka kasus kematian bocah malang tersebut.

Dari foto yang diterima, pria itu memiliki penampilan rambut belah pinggir tipis. Wajahnya agak tirus dan kulitnya tampak sawo matang. Pria tersebut juga terlihat memiliki kumis tipis.

Alex sendiri tewas gantung diri tak lama setelah ditangkap polisi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut Alex dimakamkan di TPU Kedaung, Tangerang.

Kasasi Mario Dandy di Kasus Pencabulan Mantan Pacar Ditolak

Kasasi Mario Dandy di Kasus Pencabulan Mantan Pacar Ditolak

Mario Dandy

Mahkamah Agung (MA) menolak upaya hukum kasasi yang diajukan Mario Dandy dalam kasus pencabulan mantan pacarnya berinisial AG. Saat peristiwa itu terjadi, AG merupakan perempuan yang di bawah umur.

“Amar putusan, JPU tolak, Terdakwa tolak,” tulis salinan putusan yang dilansir dari laman Kepaniteraan Mahkamah Agung, Selasa (25/11/2025).

Perkara ini terdaftar dengan nomor 10825 K/PID.SUS/2025. Duduk sebagai Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto dengan hakim anggota Yanto dan Achmad Setyo Pudjoharsoyo. Putusan itu dibacakan pada Kamis, 13 November 2025.

Dengan ditolaknya upaya hukum kasasi ini, maka hakim menguatkan amar putusan perkara di tingkat banding. Mario Dandy pun harus menjalani hukuman 6 tahun penjara untuk kasus pencabulan.

Hakim juga menghukum Mario Dandy untuk membayar uang denda sebesar Rp1 miliar. Adapun apabila uang tersebut tidak dibayarkan, maka akan digantikan dengan kurungan penjara selama 2 bulan.

Penusukan di Pasar Gaplok Jakpus Dipicu Masalah Perselingkuhan

Penusukan di Pasar Gaplok Jakpus Dipicu Masalah Perselingkuhan

Penusukan di Pasar Gaplok Jakpus (foto: freepik)

Polisi menangkap pria berinisial H (35), pelaku penusukan terhadap R (24) di Pasar Gaplok, Jakarta Pusat. Penusukan tersebut diduga dipicu emosi pelaku karena korban menjalin hubungan terlarang dengan istrinya.

“Motifnya diduga asmara,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).

Ia menuturkan, pelaku nekat menyerang korban karena cemburu setelah mengetahui istrinya diduga berselingkuh dengan R.

“(Diduga) istri pelaku selingkuh sama korban,” ujarnya.

Pekerja Bangunan Gereja Tewas Dibantai KKB, Luka Bacok di Leher

Pekerja Bangunan Gereja Tewas Dibantai KKB, Luka Bacok di Leher

Pekerja bangunan gereja ditemukan tewas/Foto: Operasi Damai Cartenz

 Seorang pekerja bangunan gereja bernama Baharuddin ditemukan tewas dengan luka bacok di dekat tempat tinggalnya, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban diduga tewas setelah diserang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo mengevakuasi jenazah seorang pekerja bangunan. Almarhum ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Gunung, Kabupaten Yahukimo,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Jumat (21/11/2025).

Faizal menjelaskan, korban ditemukan tewas pada Rabu (19/11) sekitar pukul 14.04 WIT. Korban merupakan pekerja bangunan Gereja GIDI Motulen.

“Begitu laporan diterima, tim langsung dikerahkan ke lokasi untuk memastikan situasi dan mengevakuasi jenazah korban. Ini merupakan langkah awal untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut secara menyeluruh,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga menyampaikan bahwa informasi awal diperoleh dari beberapa saksi yang mengenal korban.

“Keterangan para saksi sangat membantu kami dalam memetakan aktivitas terakhir korban. Informasi awal inilah yang nantinya menjadi dasar proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.