Kasus Dokter PPDS UI Rekam Mahasiswa Mandi, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Kasus Dokter PPDS UI Rekam Mahasiswa Mandi, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Dokter PPDS UI Jadi Tersangka Kasus Pornografi 

 Polisi telah menetapkan Dokter PPDS UI berinisial MAES sebagai tersangka kasus dugaan pornografi karena merekam mahasiswi PKL inisial SS, yang tengah mandi di indekos kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dalam kasus itu, polisi telah memeriksa 5 orang.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi dan ahli pidana, Feri Umar Farouk dan mengamankan Terlapor dan barang bukti handphone milik Terlapor,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat dikonfirmasi, Jumat 

Menurutnya, 5 orang yang telah diperiksa polisi itu, yakni korban selaku Pelapor berinisial SS, saksi selaku pemilik kontrakan berinisial IB, saksi selaku teman satu kos korban inisial SY, dan pelaku selaku Terlapor yang kini berstatus Tersangka inisial MAES. Lalu, seorang Ahli Hukum Pidana bernama Feri Umar Farouk.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus menambahkan, polisi telah melalukan pengecekan lokasi, menyita barang bukti handphone yang dipakai pelaku untuk melakukan perekaman terhadap korban, dan melakukan gelar perkara. Dari hasil penyidikan, Dokter PPDS UI tersebut terbukti melakukan dugaan kasus pornografi dengan cara mengintip dan merekam korban saat tengah mandi di kamar mandi indekosnya.

“Merekam korban saat mandi dengan handphone milik Terlapor secara diam-diam. Penyidik telah menetapkan Terlapor sebagai Tersangka dan menahan Tersangka,” katanya.

Peringatan Wafat Yesus Kristus, Ganjil-Genap di Jakarta Besok Ditiadakan

 Peringatan Wafat Yesus Kristus, Ganjil-Genap di Jakarta Besok Ditiadakan

Ganjil Genap di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil genap pada Jumat (18/4) besok. Hal itu bertepatan dengan peringatan Wafat Yesus Kristus atau Isa Almasih.

“Sehubungan dengan peringatan Wafat Isa Almasih, ketentuan Sistem Ganjil Genap di 25 ruas jalan di Jakarta pada Jumat, 18 April 2025 ditiadakan,” demikian pernyataan yang disampaikan melalui akun Instagram @dishubdkijakarta yang dilihat Kamis (17/4/2025).

Dalam keterangan itu disampaikan bahwa, peniadaan ganjil genap berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

“Dan Pergub DKI Jakarta No 88 Tahun 2019 Pasal 3 ayat (3): Pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan HARI LIBUR NASIONAL yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden,” tulisnya.

Dishub DKI menyampaikan, peniadaan ini sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 pasal 3 aya 3 bahwa Sistem Ganjil Genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Kendati begitu, masyarakat diingatkan untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. 

“Tetap jaga keselamatan dan patuhi rambu lalu lintas,” jelasnya.

Efektif Atasi Sampah, DLH Tangsel Genjot Optimalisasi TPS 3R

Efektif Atasi Sampah, DLH Tangsel Genjot Optimalisasi TPS 3R

Penanganan masalah sampah 

Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) menjadi garda terdepan dalam upaya pengurangan volume sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Salah satu TPS 3R yang dinilai berhasil menjalankan perannya secara konsisten adalah TPS 3R Vila Pamulang Mas 2, yang berada di RW 08, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang.

TPS yang juga dikenal sebagai Rumah Kompos ini telah beroperasi sejak tahun 2010, dan hingga kini tetap aktif melayani pengolahan sampah rumah tangga dari sekitar 1.000 kepala keluarga (KK) di lingkungan sekitarnya.

Menurut Pengurus TPS 3R Vila Pamulang Mas 2 Ahmad Ghozali Mukti, keberadaan TPS 3R ini merupakan solusi konkret dalam penanganan sampah rumah tangga di tingkat lingkungan perumahan. Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah saja, melainkan perlu keterlibatan aktif dari warga.

Hal penting dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah harus didahului dengan adanya kehendak dan komitmen masyarakat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sampah rumah tangga secara semi mandiri secara operasional,” kata Ghozali, Rabu (16/4/2025).

Ia menjelaskan bahwa partisipasi warga diperlukan dalam menangani persoalan sampah. Sebab, dalam menangani masalah sampah bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah dan dinas terkait.

Untuk mendorong partisipasi masyarakat, bisa diwujudkan melalui pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), yang kegiatannya diatur melalui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Hal itu menjadi haluan operasional TPS 3R Vila Pamulang Mas 2 oleh para pengurus sebagai pekerja sosial dengan dibantu para pekerja teknis yang diberikan upah atau honorarium bulanan dan tunjangan-tunjangan lainnya. 

https://nt-ameli.com

Empat Hakim Diduga Terima Suap, Pengamat: Sulit untuk Dibenahi karena Sudah Mendarah Daging!

Empat Hakim Diduga Terima Suap, Pengamat: Sulit untuk Dibenahi karena Sudah Mendarah Daging!

Kasus Suap Hakim

 Kejagung telah menetapkan tersangka terhadap empat hakim dalam kasus dugaan suap terkait putusan onslag atau lepas dalam perkara Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO), dan turunannya pada Industri Kelapa Sawit periode Januari 2021-Maret 2022. 

Keempat hakim itu ialah Agam Syarif Baharuddin (ASB) dan Ali Muhtarom (AL) selaku hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat; Djuyamto (DJU) selaku hakim Pengadilan Jakarta Selatan, dan Muhammad Arif Nuryanta (MAN) yang menjabat Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menanggapi hal itu, pakar hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan, wajar jika publik curiga pada hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dalam menangani perkara. 

“Boleh saja publik curiga, dan itu beralasan. Artinya semua keputusannya wajib dicurigai,” kata Abdul Fickar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Kecurigaan terhadap semua putusan itu ditekankan dia sangat beralasan. Sehingga wajar jika semua putusan yang telah diketok oleh hakim-hakim tersebut dicurigai tidak sepenuhnya untuk menegakkan keadilan.

Termasuk dalam hal ini putusan pada praperadilan atas penetapan tersangka Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana Djuyamto menjadi hakim tunggal dalam sidang praperadilan yang diajukan Hasto Kristiyanto. 

“Sangat mungkin semua putusannya ‘berisi’ suapan,” tegasnya.

Di sisi lain, sistematis dan banyaknya yang terlibat dari unsur pimpinan sampai bawahan dalam kasus suap dan gratifikasi tersebut secara langsung menunjukkan wujud nyata adanya mafia peradilan.

“Inilah wujud nyata mafia peradilan mutakhir dengan jumlah yang sangat mencengangkan para hakim mendapatkan 100 kali lipat dari penghasilannya,” bebernya.

Perindo All Out Kawal Pemerintahan Dedi Mulyadi-Erwan, Siap Kolaborasi Bangun Jawa Barat Lebih Maju

Perindo All Out Kawal Pemerintahan Dedi Mulyadi-Erwan, Siap Kolaborasi Bangun Jawa Barat Lebih Maju

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Erwan Setiawan menghadiri acara halalbihalal bersama seluruh tim pemenangan Jabar Istimewa atau Barisan Gawe Rancage Dermawan di Kota Bandung. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi antara pemerintah provinsi, partai politik pengusung, serta para relawan yang tergabung dalam barisan pendukung pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan.

DPW Partai Perindo Jawa Barat bersama jajaran pengurus DPP dan DPD yang turut hadir menegaskan komitmen kuat untuk mengawal seluruh program kerja pemerintahan Dedi-Erwan ke depan.

“Sejak awal, kami punya komitmen untuk mendukung all out Kang Dedi dan Kang Erwan. Kami akan terus mengawal jalannya pemerintahan, mendorong birokrasi yang efektif, pemanfaatan tata ruang, pengelolaan lingkungan dan yang paling penting pemanfaatan sumber daya yang ada,” ujar Plt. Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua Umum II DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Sabtu (12/4/2025).

Dia optimistis, di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan, Jabar akan lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan. “Kami bersama partai-partai yang lain terus mengoptimalkan silaturahmi, pengawalan dan kita terus bergandengan tangan untuk keberhasilan pembangunan yang dipimpin beliau,” katanya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim pemenangan, pimpinan partai dan relawan yang hadir. Dia menekankan pentingnya menjaga soliditas dan keberlanjutan kerja sama selama masa kepemimpinannya bersama Dedi Mulyadi. “Kita akan rumuskan bersama langkah ke depan agar tim ini tidak putus silaturahmi, tidak bubar di tengah jalan,” tuturnya

Slot Dana

Bertambah, Total 13 Jenazah Korban Kebiadaban KKB Papua Ditemukan

Bertambah, Total 13 Jenazah Korban Kebiadaban KKB Papua Ditemukan

 Jumlah korban pembunuhan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan diri sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama terus bertambah.

Jika sebelumnya diketahui 11 pendulang emas di Yahukimo tewas dibunuh KKB. Hingga hari ini, Minggu, 13 April 2025, total 13 jenazah telah ditemukan.

“Dan 12 jenazah di antaranya telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani melalui keterangan resminya, Minggu (13/4/2025).

Rencananya, kata Faizal, satu jenazah yang baru ditemukan akan dilakukan evakuasi esok hari dikarenakan cuaca. Faizal mengungkap, belasan korban pembunuhan oleh KKB itu ditemukan di beberapa lokasi berbeda. Dua di antaranya ditemukan di Tanjung Pamali.

“Kemudian, lima jenazah berada di dua titik di Kampung Bingki, tiga jenazah ditemukan di Area 22 pendulangan emas Yahukimo,” katanya.

Satu jenazah di Muara Kum, satu jenazah di Kabupaten Pegunungan Bintang, serta satu jenazah yang baru ditemukan di Area 33 pendulangan emas Yahukimo dan akan dievakuasi esok hari dikarenakan cuaca,” sambungnya.

Faizal menegaskan, komitmen aparat dalam menuntaskan proses evakuasi sekaligus terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. 

“Kami tidak akan berhenti bekerja semaksimal mungkin. Para pelaku akan terus kami kejar dan ditindak tegas sesuai hukum. Aksi keji terhadap warga sipil ini tidak bisa ditoleransi,” katanya.

Ladangtoto Login

Santri Korban Bullying Dibakar Senior di Ponpes, Begini Kronologi Lengkapnya

Santri Korban <i>Bullying</i> Dibakar Senior di Ponpes, Begini Kronologi Lengkapnya

Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islam Meeto, Desa Mattirobulu, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) inisial AMRM (13) yang jadi korban bullying oleh dua orang seniornya akhirnya angkat bicara. Ia mengaku jika dirinya sengaja disiram pertalite dan dibakar oleh kedua pelaku.

AMRM mengungkapkan jika dirinya tidak sengaja terbakar tidaklah benar. Ia mengatakan jika pelaku benar-benar sengaja menyiramnya pertalite dan membakarnya.

“Satu orang menyiram saya kemudian satunya lagi bakar ranting pakai korek api dan lemparkan ke saya,” bebernya kepada Inews.id, Sabtu (12/4/2025)

Dijelaskan, kronologi bermula disaat ia berada dalam asrama. Pelaku lebih awal mencukur alisnya lalu ke belakang pondok. Tidak lama kemudian mereka mengutus santri lain memanggilnya ke lokasi ia terbakar.

“Saya tidak pakai baju dan hanya pakai sarung karena juga mau mandi di sungai. Ada dua orang bawa pertalite dan kedua pelaku sudah menunggu di lokasi bersama satu santri lain,” paparnya.

Setelah bertemu korban di lokasi, salah satu pelaku mencukur rambutnya secara acak. Korban pun dipaksa mencium pertalite jika ingin rambutnya dirapikan. 

“Saya tidak mau lalu disiram bensin ke badan saya dan lemparkan saya ranting yang sudah dibakar,” tuturnya.

Saat terbakar, dirinya berupaya  berguling-guling ke tanah untuk memadamkan api. Saat padam, ia langsung berlari ke sungai menceburkan diri karena kepanasan dan kulitnya mengelupas.

“Jadi ada lima orang semua. 2 orang bawa pertalite yang disuruh dua pelaku dan ada satu santri yang juga hadir di lokasi yang sempat bantu saya padamkan api,” paparnya.

Bet777

Diguyur Hujan Deras, Depok Dikepung Banjir hingga Setinggi 1 Meter

Diguyur Hujan Deras, Depok Dikepung Banjir hingga Setinggi 1 Meter

Bencana hidrometeorologi basah berupa banjir mengepung sejumlah wilayah di Kota Depok, Jawa Barat imbas hujan dengan intensitas deras pada Jumat (11/4/2025) sore ini. Banjir menggenangi 12 titik di Kota Depok dengan ketinggian bervariasi dan beberapa sudah surut.

Adapun mayoritas banjir menggenangi Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Cipayung. Di Kecamatan Cipayung ketinggian banjir mencapai satu meter lebih.

“Perihal adanya banjir sedalam 1 meter lebih  lokasi Jalan Bulak timur, RT 04 RW 10, Cipayung,” kata Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Kota Depok, Denny Romulo dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025).

Pantauan iNews Media Group di Jalan Raya Ridwan Rais menuju Beji Timur, Beji, Depok juga terendam banjir dengan ketinggian sekitar 20 centimeter dan masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat. Sementara itu aliran kali Tanah Baru, Pancoran Mas Depok juga terlihat cukup deras dan hampir meluap ke badan jalan. 

Berikut lokasi banjir di Kota Depok berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan: 

1. Air kali Krukut rata dengan jembatan di Cakra Buana potensi banjir di komplek Arsip Mampang. Air juga meluap keluar dari kali, di Pintu masuk DTC. (surut)
2. Jalan Raya KSU, Sukmajaya ketinggian banjir 30 cm (surut)
3. Underpass Dewi Sartika (surut).
4. Kawasan Kota Kembang depan kantor pengacara negara (surut).
5. ⁠Jalan Puri Tiara 2 Blok B Pancoran Mas 

Slot1000

Kemhan Bantah Klaim KKB Bunuh Anggota TNI di Yahukimo: Menyesatkan Publik!

Kemhan Bantah Klaim KKB Bunuh Anggota TNI di Yahukimo: Menyesatkan Publik!

 Kementerian Pertahanan (Kemhan) menilai bahwa klaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terkait pembunuhan prajurit TNI di Yahukimo, Papua, sebagai bentuk disinformasi sistematis yang menyesatkan publik.

Kepala Biro Info Pertahanan (Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang mengatakan, tidak ada prajurit TNI yang terlibat dalam aktivitas penambangan emas ilegal di Papua. 

“Kehadiran TNI di Papua semata-mata dalam rangka melaksanakan tugas konstitusional, yaitu menjaga keamanan nasional dan melindungi seluruh warga negara Indonesia, termasuk di wilayah Papua,” katanya, Kamis (10/4/2025).

Selain itu, kata Frega, narasi yang dibangun oleh OPM yang menyamakan warga sipil seperti guru, tenaga kesehatan, hingga tukang bangunan dengan aparat keamanan dinilai sangat berbahaya. 

“Klaim mereka terkait pembunuhan terhadap ‘agen intelijen’ merupakan pengakuan atas tindakan kekerasan ekstra-yudisial, yang dapat tergolong kejahatan terhadap kemanusiaan,” katanya.

Frega mengatakan, Kemhan juga menggarisbawahi bahwa pemerintah tetap mengedepankan pendekatan hukum dan damai dalam menangani konflik di Papua, serta menolak terprovokasi oleh propaganda kekerasan yang disebarluaskan oleh kelompok bersenjata.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 11 korban pembunuhan oleh OPM di Yahukimo merupakan warga sipil pendulang emas liar, bukan anggota TNI. Proses evakuasi terhadap korban pun dilakukan Polri untuk memastikan informasi yang beredar dapat diklarifikasi secara objektif.

“Aksi kekerasan yang dilakukan oleh OPM bertujuan menebar ketakutan, khususnya terhadap masyarakat non-Papua yang terlibat dalam kegiatan ekonomi lokal di wilayah tersebut,” katanya.

bet888

Sudah Bawa Kondom, Dokter PPDS RSHS Diduga Sudah Niat Perkosa Keluarga Pasien

Sudah Bawa Kondom, Dokter PPDS RSHS Diduga Sudah Niat Perkosa Keluarga Pasien

Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Polisi menduga kuat bahwa tersangka Priguna Anugerah (31), mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi, sudah merencanakan aksinya sejak awal dengan modus memeriksa darah korban untuk keperluan medis.

Direktur Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Surawan menyebut, pelaku sengaja memanfaatkan situasi darurat di mana ayah korban dalam kondisi kritis untuk melancarkan aksinya.

“Pelaku berdalih akan melakukan transfusi darah karena ayah korban berada dalam kondisi kritis. Anak korban tidak mengetahui maksud sebenarnya dan menurut saja saat dibawa ke ruang yang baru,” ungkap Surawan, Rabu (9/4/2025).

Menurut Surawan, ruangan tempat kejadian berada di lantai 7 Gedung MCHC, yang sebenarnya belum digunakan dan direncanakan untuk ruang operasi khusus perempuan. “Ruangan itu memang belum dipakai, jadi tidak banyak orang tahu. Ini dimanfaatkan oleh pelaku,” jelasnya.

Polisi juga mengonfirmasi bahwa saat kejadian, pelaku membawa alat kontrasepsi. “Ya, ditemukan kondom. Artinya, pelaku sudah berniat sejak awal,” tegasnya.

Dalam pengembangan kasus, penyidik juga tengah melakukan uji DNA terhadap sampel sperma yang ditemukan pada tubuh korban, serta alat kontrasepsi yang digunakan. “Sperma sudah dibekukan dan akan diuji DNA-nya. Kita cocokkan dengan DNA pelaku dan korban,” terang Surawan.

Polda Jabar juga sedang menyelidiki informasi lain yang menyebutkan bahwa ditemukan lebih dari satu jenis sperma dalam tubuh korban. Meski belum dapat dipastikan, Surawan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti hal itu secara serius.

“Kalau betul, tentu akan jadi bahan penyelidikan penting. Tapi sementara ini masih kami uji,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Jabar telah menetapkan Priguna Anugerah sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap FA (21), seorang anggota keluarga pasien di RSHS Bandung.

Peristiwa tersebut terjadi pada 18 Maret 2025 di Gedung MCHC lantai 7, di mana tersangka diduga memanfaatkan statusnya sebagai mahasiswa spesialis untuk melakukan aksinya.